Showing posts with label PETERNAKAN. Show all posts
Showing posts with label PETERNAKAN. Show all posts

Sunday, 14 June 2015

Pada tahun 2013 yang lalu burung cinta ini sempat mengalami penurunan harga, sehingga membuat kecemasan bagi peternak maupun orang yang hobby mengoleksi burung. Namun di tahun ini, harganya sudah mulai pulih kembali karena memang burung ini memiliki keistimewan yang sulit untuk ditandangi jenis burung-burung lain.


cara budidaya burung lovebird
:

1. Persiapan kandang atau sangkar

Persiapkan perlengkapan untuk kandang lovebird menggunakan kawat ram atau jenis sangkar besi dengan ukuran PxLxT 50x50x50 cm yang bisa digunakan untuk sepasang lovebird. Selain itu persiapkan pula tempat untuk bertelur dengan memakai kotak kayu dengan ukuran PxLxT 25x20x25 cm dan jangan lupa pasang tempat tenggeran burung.

2. Pemilihan Bibit Lovebird

Di Indonesia terdapat berbagai macam jenis lovebird mulai dari lovebird mawar, fisher lovebird, dan lovebird leher kuning. Dari jenis-jenis lovebird yang kami sebutkan tersebut, semuanya memiliki sifat not sexually dimorphic yang artinya antara si jantan dan betina mempunyai bentuk yang sama atau bisa dikatakan kembar identik. Dilihat secara fisik memang burung lovebird cukup susah untuk dibedakan, diperlukan pengalaman serta teknik khusus.

Kadang kala peternak tertipu dengan sepasang lovebird yang kelihatannya kawin namun ternyata kedua burung tersebut mempunyai jenis kelamin yang sama. Cara membedakan kelaminnya yaitu memasangkan sepasang lovebird dalam satu sangkar, jika dalam 2 minggu setelah masa kawin tidak menghasilkan telur maka jenis lovebird yang dipasangkan tadi bisa dibilang berkelamin jantan. Namun jika dalam 2 minggu lovebird bertelur lebih dari 6 butir bisa diindikasikan jenis lovebird tersebut betina semua. Pada umumnya peternak membedakan jenis kelamin jantan dan betina burung lovebird dengan cara meraba tulang belakangnya. Jika kedua jarak tulang supitnya renggang dan terasa lentur, maka diprediksi burung tersebut berkelamin betina. Sedangkan untuk jenis kelamin jantan tulang supit nya sempit dan terasa agak keras. Namun cara di atas belum tentu benar 100%, cara yang paling tepat dan benar adalah melalui tes darah, namun cara ini dibutuhkan biaya yang tidak sedikit

3. Usia Produksi Lovebird

Usia ideal lovebird mulai bertelur yaitu pada usia 1 tahun. Meskipun bisa bertelur pada usia 8 bulan namun hasilnya kurang bagus dan sering terjadi kegagalan penetasan karena lovebird belum siap untuk bereproduksi.

4. Masa Perjodohan

Bagi Anda yang ingin memulai beternak lovebird perlu memperhatikan beberapa hal dalam masa perjodohan. Burung ini memiliki perilaku yang unik, hanya mau kawin pada satu pasangannya hingga ajal menjemput. Kalau manusia ibarat film romeo dan juliet :D . Maka perlu sebuah penanganan khusus agar kita bisa tepat dalam memilihkan pasangan hidup si burung cinta ini.

Cara penjodohan lovebird dengan mendekatkan kedua sangkarnya, masing-masing berda pada sangkar yang berbeda. Apabila kedua burung ini berdekatan selama 3 – 7 hari, bisa dipastikan sepasang lovebird tersebut berjodoh. Proses perjodohan akan berjalan lebih cepat jika lovebird memasuki masa birahi.

Ciri-ciri lovebird masuk masa birahi apabila ditandai dengan kicauan burung yang semakin nyaring, untuk pejantan terlihat begitu agresif  dengan merunduk sambil membuka sayapnya dengan posisi ekor yang gerak naik turun. Apabila kedua pasangan sejoli ini sudah berjodoh, sebaiknya segera disatukan dalam satu sangkar penakaran.

Namun jika sudah disatukan, namun kedua burung saling bekejaran maka bisa dipastikan burung btersebut tidak cocok. Cobalah lakukan penjodohan ulang dengan lovebird yang lain. Atau jika Anda memiliki banyak lovebird atau paling tidak 5 pasangan, bisa dijadikan dalam satu kandang besar supaya bisa menemukan sendiri jodohnya. Jenis burung lovebird tidak mengenal istilah poligami atau poliandri seperti jenis burung lain. Biasanya kalau sepasang lovebird sudah berjodoh maka langsung masuk ke glodok untuk segera kawin dan bertelur. Jika demikian, Anda pun tinggal memindahkan ke lokasi penangkaran.

5. Telur dan Pengeraman

Pasang glodok pada kandang sebagai sarang untuk tempat bertelur lovebird. Jangan lupa bersiapkan juga alas pengeraman pada dasar glodok. Pada habitat aslinya lovebird membuat sarang dari bahan ranting pohon kecil, tangkai daun dan lainnya. Oleh karenanya buat alas kandang senyaman mungkin untuk lovebird dengan memberikan tangkai daun, ranting-ranting p0hon kecil, klobot (kulit jagung kering).

Pada umumnya sekali beranak lovebird bisa menghasilkan 4-6 butir telur. Anda tidak perlu khawatir apabila indukan tidak segera mengeram, karena biasanya lovebird akan segera mengerami ketika telur yang ketiga sudah keluar. Pada masa pengeraman, indukan betina biasanya sesekali keluar dari glodok untuk mencari makan, atau hanya sekadar merentangkan sayap.

6. Penetasan Telur

Masa pengeraman telur lovebird hingga menetas memerlukan waktu sekitar 21-23 hari. Ada sesuatu yang menarik pada masa penetasan, lovebird bisa membutuhkan waktu penetasan hingga 24 jam. Anda tidak perlu cemas, hal ini karena anak lovebird membutuhkan penyesuaian dengan lingkungan baru. Kami sarankan, Anda tidak perlu intervensi lovebird pada masa penetasan karena bisa menyebabkan anak lovebird tumbuh secara tidak normal. Biasanya pada masa pertama tidak semua telur lovebird bisa menetas semua. Hal ini wajar dan alami, Anda tidak perlu merisaukannya. Masa-masa produktif lovebird terjadi setelah masa telur yang kedua dan selanjutnya,

Terjadinya kemandulan pada telur lovebird terjadi karena indukan terlalu muda, kondisi kandang yang tidak bersih serta nutrisinya kurang dan gizi buruk. Apabila kemandulan berlangsung terus-menerus, maka Anda patut curiga. Periksa cangkang telur lovebird yag tidak menetas kemudian lihatlah perkembangan embrio telur tersebut. Apabila di dalam telur lovebird masih ada embrio namun setengah jadi, bisa diinkasikan terjadi kesalahan pada masa pengeraman telurnya atau bisa saja telurnya keluar sarang yang akhirnya telur tidak dierami induknya.

7. Pakan anak burung lovebird


Supaya produktifitas indukan lovebird meningkat, sebaiknya anak lovebird disapih (dipisah dari indukan) pada umur 10-14 hari. Hal ini juga memiliki keuntungan tersendiri karena anak lovebird bisa menjadi makin jinak yang akan meningkatkan nilai jual. Anda bisa meletakkan anak lovebird pada sebuah kotak dengan alas kain yang diterangi dengam lampu 5 watt untuk menjaga kehangatan anak lovebird.

Untuk pakan anak lovebird, Anda bisa memberikan bubur bayi instan yang tersedia di pasaran. Cara pemberiannya dengan mencampurkan menggunakan air hangat. Anak lovebird yang masih bayi menggunakan campuran pakan yang tidak terlalu kental, dengan bertambahnya umur sebaiknya tingkat kekentalan makanan ditambah. Anda bisa menggunakan jarum suntik untuk meloloh. Lakukan pemberian pakan 4 jam sekali secara teratur.

Ini bisa jadi peluang bisnis anda ,  saya yakin di tahun 2016 burung ini akan buming lagi. semoga menjadi pengusaha lovebird yang sukses nanti.
Beberapa peternak mengalami kesulitan untuk menentukan pakan yang sesuai standar dan komplit nutrisi, kasus yang sering ditemukan adalah ketidak cocokan pakan yang diberikan pada sapi yang ditujukan untuk dipotong. Berikut penjelasan ringkas dan tepat pada para peternak sehingga tidak lagi mengalami kesulitan lagi dalam menentukan pakan untuk sapi peliharaannya agar mendapatkan hasil maksimal.

Pakan Ternak Sapi Potong Modern

Bahan pakan sapi potong ini dapat diaplikasikan pada penggemukan semua sapi potong seperti sapi ongole, sapi bali, dan sapi madura agar daging konsumsinya banyak dan berkualitas. Perlu diketahui bahwa secara alami pertambahan berat badan sapi di kisaran 500 gram – 1000 gram/ hari. Namun untuk mewujudkan itu cara pemberian konsentrat hormon pertumbuhan belum distandarisasi secara resmi oleh dinas peternakan. Salah satu kendala yang sering dihadapi peternak adalah masalah keterbatasan pakan. Maka berbagai solusi pakan alternatif yang efektif untuk penggemukan sapi potong terus diupayakan, beberapa alternatif yang diperoleh adalah dengan membuat pakan fermentasi dengan media pakan konsentrat alami yang akan kami bahas langsung pada artikel ini.

Konsentrat Sebagai Pakan Sapi Potong
Konsentrat merupakan salah satu media pakan yang bisa dibilang wajib bagi para peternak semua jenis sapi yang mengejar penggemukan sapi terutama sapi potongnya. Konsentrat juga dikenal sebagai bahan pakan yang kadar nutrisi protein tinggi dan karbohidrat serta kadar serat kasar yang rendah (dibawah 18%). Untuk membuat konsentrat yang baik ada beberapa kombinasi bahan alami/organik yang dapat kita gunakan sebagai komposisi pembuatan konsentrat yang baik. Bahan-bahan komposisi konsentrat yang umum digunakan dan mudah didapat antara lain sebagai berikut

Dedak (bekatul) dengan komposisi 70% atau 75% atau dapat diganti dengan alternatif berupa batang rumbia yang didalamnya terdapat sagu rumbia. Penggantian dengan batang rumbia tentu memiliki alasan tersendiri selain secara ekonomis harga batang rumbia lebih murah dari bekatul/dedak karena banyak juga dijumpai di hampir seluruh wilayah Indonesia. Secara kandungan nutrisi batang rumbia memiliki karbohidrat yang cukup tinggi. Batang rumbia dapat diolah dengan cara dikupas kulit terluarnya lalu hancurkan batang rumbia yang telah dikupas dengan mesin atau manual dengan cara dicincang menjadi ukuran 0.5 cm atau lebih kecil. Terakhir rendam hasil cincangan dengan air, biarkan selama sehari dan berikan pada sapi.

Jagung giling dengan komposisi 8%-10% sebagai penambah nutrisi terutama kebutuhan serat dan lemak kasar yang tidak ada pada dedak. Sehingga apabila jagung giling dan dedak dikombinasikan akan saling melengkapi.

Bungkil kelapa dengan komposisi 10%-15% atau dapat diganti bungkil kacang tanah atau kedelai tentunya dengan kandungan nutrisi yg berbeda-beda. Bungkil kelapa merupakan hasil sisa dari pembuatan dan pemerasan minyak kelapa yang diperoleh dari daging kelapa yang telah dikeringkan terlebih dahulu dimana berperan sebagai sumber protein.

Tepung tulang atau kalsium dengan komposisi 2%-5% sebagai pelengkap kebutuhan akan mineral terutama kalsium juga sebagai penambah protein.

Garam dapur dengan komposisi sebesar 2% sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan mineral.

Bila diperlukan bisa diberikan tambahan vitamin yang sudah banyak digunakan sebagai pelengkap kebutuhan micro, tetapi tetap berpatokan pada dosis yang ditentukan, jangan sampai berlebihan.

Dosis & Kapan Pemberian Konsentrat Pakan Sapi Potong

Dosis yang tepat pemberian pakan konsentrat ini adalah diberikan sebagai makanan penguat/extra pada ternak sapi potong di samping makanan pokok yang utama berupa rumput segar dan hijau. Perbandingan pemberian pakan pokok (hijauan) dan konsentrat untuk pakan penggemukan sapi adalah antara 30% : 70% atau maksimal 20% : 80% . Waktu pemberian konsentrat yang baik dilakukan sekali setiap hari pada pagi hari sebelum diberi makanan utama berupa rumput. Dri hasil penelitian juga ditemukan bahwa urutan pemberian konsentrat lebih dahulu sebelum makanan utama (hijauan) lebih efektif untuk meningkatkan berat badan karena pemberian konsentrat lebih dahulu bertujuan untuk memberikan energi yang lebih besar kepada mikroba rumen untuk mencerna makanan pokok (rumput, dsb.) Dengan menerapkan cara pakan ternak sapi potong seperti ini, bukan tidak mungkin bobot sapi potong anda akan meningkat dua kali lipat.

Demikian Semoga Artikel ini Dapat Bermanfaat.
Kebutuhan akan sarang burung walet di pasar internasional sangat besar . Hal ini disebabkan oleh Cara mencarinya yang sulit dan masih kurang banyaknya pembudidaya burung walet tersebut. Budidaya sarang burung walet sangat menjanjikan bila dikelola cara dan prosedur yang benar.

Berikut ini Manfaat burung walet dan cara pembudidayaanya yang baik dan benar:

MANFAAT
Hasil dari peternakan walet ini adalah sarangnya yang terbuat dari air liurnya (saliva). Sarang walet ini selain mempunyai harga yang tinggi, juga dapat bermanfaat bagi duni kesehatan. Sarang walet berguna untuk menyembuhkan paru-paru, panas dalam, melancarkan peredaran darah dan penambah tenaga.

PERSYARATAN LOKASI
Persyaratan lingkungan lokasi kandang adalah:
1) Dataran rendah dengan ketinggian maksimum 1000 m dpl.
2) Daerah yang jauh dari jangkauan pengaruh kemajuan teknologi dan perkembangan masyarakat.
3) Daerah yang jauh dari gangguan burung-burung buas pemakan daging.
4) Persawahan, padang rumput, hutan-hutan terbuka, pantai, danau, sungai,rawa-rawa merupakan daerah yang paling tepat

PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA                                                                                                                                                                         Penyiapan Sarana dan Peralatan
1) Suhu, Kelembaban dan Penerangan
Gedung untuk kandang walet harus memiliki suhu, kelembaban dan
penerangan yang mirip dengan gua-gua alami. Suhu gua alami berkisar
antara 24-26 derajat C dan kelembaban ± 80-95 %.
Pengaturan kondisi suhu dan kelembaban dilakukan dengan:
a. Melapisi plafon dengan sekam setebal 20 cm
b. Membuat saluran-saluran air atau kolam dalam gedung.
c. Menggunakan ventilasi dari pipa bentuk “L” yang berjaraknya 5 m satu lubang, berdiameter 4 cm
d. Menutup rapat pintu, jendela dan lubang yang tidak terpakai.
e. Pada lubang keluar masuk diberi penangkal sinar yang berbentuk corong dari goni atau kain berwarna hitam sehingga keadaan dalam gedung akan lebih gelap. Suasana gelap lebih disenangi walet.

2) Bentuk dan Konstruksi Gedung
Umumnya, rumah walet seperti bangunan gedung besar, luasnya bervariasi
dari 10×15 m2 sampai 10×20 m2. Makin tinggi wuwungan (bubungan) dan semakin besar jarak antara wuwungan dan plafon, makin baik rumah walet dan lebih disukai burung walet. Rumah tidak boleh tertutup oleh pepohonan
tinggi. Tembok gedung dibuat dari dinding berplester sedangkan bagian luar dari campuran semen. Bagian dalam tembok sebaiknya dibuat dari campuran pasir, kapur dan semen dengan perbandingan 3:2:1 yang sangat baik untuk mengendalikan suhu dan kelembaban udara. Untuk mengurangi bau semen dapat disirami air setiap hari. Kerangka atap dan sekat tempat melekatnya sarang-sarang dibuat dari kayu-kayu yang kuat, tua dan tahan lama, awet, tidak mudah dimakan rengat. Atapnya terbuat dari genting. Gedung walet perlu dilengkapi dengan roving room sebagai tempat berputar-putar dan resting room sebagai tempat untuk beristirahat dan bersarang. Lubang tempat keluar masuk burung berukuran 20×20 atau 20×35 cm2 dibuat di bagian atas. Jumlah lubang tergantung pada kebutuhan dan kondisi gedung. Letaknya lubang jangan menghadap ke timur dan dinding lubang dicat hitam.

Pembibitan
Umumnya para peternak burung walet melakukan dengan tidak sengaja.Banyaknya burung walet yang mengitari bangunan rumah dimanfaatkan oleh para peternak tersebut. Untuk memancing burung agar lebih banyak lagi,pemilik rumah menyiapkan tape recorder yang berisi rekaman suara burung Walet. Ada juga yang melakukan penumpukan jerami yang menghasilkan serangga-serangga kecil sebagai bahan makanan burung walet.
1) Pemilihan Bibit dan Calon Induk
Sebagai induk walet dipilih burung sriti yang diusahakan agar mau bersarang di dalam gedung baru. Cara untuk memancing burung sriti agar masuk dalam gedung baru tersebut dengan menggunakan kaset rekaman dari wuara walet atau sriti. Pemutaran ini dilakukan pada jam 16.00–18.00, yaitu waktu burung kembali mencari makan.

2) Perawatan Bibit dan Calon Induk
Di dalam usaha budidaya walet, perlu disiapkan telur walet untuk ditetaskan pada sarang burung sriti. Telur dapat diperoleh dari pemilik gedung walet yang sedang melakukan “panen cara buang telur”. Panen ini dilaksanakan setelah burung walet membuat sarang dan bertelur dua butir. Telur walet diambil dan dibuang kemudian sarangnya diambil. Telur yang dibuang dalam panen ini dapat dimanfaatkan untuk memperbanyak populasi burung walet dengan menetaskannya di dalam sarang sriti.

a. Memilih Telur Walet
Telur yang dipanen terdiri dari 3 macam warna, yaitu :
– Merah muda, telur yang baru keluar dari kloaka induk berumur 0–5 hari.
– Putih kemerahan, berumur 6–10 hari.
– Putih pekat kehitaman, mendekati waktu menetas berumur 10–15 hari.
Telur walet berbentuk bulat panjang, ukuran 2,014×1,353 cm dengan berat 1,97 gram. Ciri telur yang baik harus kelihatan segar dan tidak boleh menginap kecuali dalam mesin tetas. Telur tetas yang baik mempunyai kantung udara yang relatif kecil. Stabil dan tidak bergeser dari tempatnya. Letak kuning telur harus ada ditengah dan tidak bergerak-gerak, tidak ditemukan bintik darah. Penentuan kualitas telur di atas dilakukan dengan peneropongan.

b. Membawa Telur Walet
Telur yang didapat dari tempat yang jaraknya dekat dapat berupa telur yang masih muda atau setengah tua. Sedangkan telur dari jarak jauh, sebaiknya berupa telur yang sudah mendekati menetas. Telur disusun dalam spon yang berlubang dengan diameter 1 cm. Spon dimasukkan ke dalam keranjang plastik berlubang kemudian ditutup. Guncangan kendaraan dan AC yang terlalu dingin dapat mengakibatkan telur mati. Telur muda memiliki angka kematian hampir 80% sedangkan telur tua lebih rendah.

3) Penetasan Telur Walet
a. Cara menetaskan telur walet pada sarang sriti.
Pada saat musim bertelur burung sriti tiba, telur sriti diganti dengan telur walet. Pengambilan telur harus dengan sendok plastik atau kertas tisue untuk menghindari kerusakan dan pencemaran telur yang dapat menyebabkan burung sriti tidak mau mengeraminya. Penggantian telur dilakukan pada siang hari saat burung sriti keluar gedung mencari makan. Selanjutnya telur-telur walet tersebut akan dierami oleh burung sriti dan setelah menetas akan diasuh sampai burung walet dapat terbang serta mencari makan

b. Menetaskan telur walet pada mesin penetas
Suhu mesin penetas sekitar 400 C dengan kelembaban 70%. Untuk memperoleh kelembaban tersebut dilakukan dengan menempatkan piring atau cawan berisi air di bagian bawah rak telur. Diusahakan agar air didalam cawan tersebut tidak habis. Telur-telur dimasukan ke dalam rak telur secara merata atau mendata dan jangan tumpang tindih. Dua kali sehari posisi telur-telur dibalik dengan hati-hati untuk menghindari kerusakan embrio. Di hari ketiga dilakukan peneropongan telur. Telur-telur yang kosong dan yang embrionya mati dibuang. Embrio mati tandanya dapat terlihat pada bagian tengah telur terdapat lingkaran darah yang gelap. Sedangkan telur yang embrionya
hidup akan terlihat seperti sarang laba-laba. Pembalikan telur dilakukan sampai hari ke-12. Selama penetasan mesin tidak boleh dibuka kecuali untuk keperluan pembalikan atau mengisi cawan pengatur kelembaban. Setelah 13–15 hari telur akan menetas.

Pemeliharaan
1) Perawatan Ternak
Anak burung walet yang baru menetas tidak berbulu dan sangat lemah. Anak walet yang belum mampu makan sendir perlu disuapi dengan telur semut (kroto segar) tiga kali sehari. Selama 2–3 hari anak walet ini masih memerlukan pemanasan yang stabil dan intensif sehingga tidak perlu dikeluarkan dari mesin tetas. Setelah itu, temperatur boleh diturunkan 1–2 derajat/hari dengan cara membuka lubang udara mesin. Setelah berumur ±10 hari saat bulu-bulu sudah tumbuh anak walet dipindahkan ke dalam kotak khusus. Kotak ini dilengkapi dengan alat pemanas yang diletakan ditengah atau pojok kotak. Setelah berumur 43 hari, anak-anak walet yang sudah siap terbang dibawa
ke gedung pada malam hari, kemudian dletakan dalam rak untuk pelepasan. Tinggi rak minimal 2 m dari lantai. Dengan ketinggian ini, anak waket akan dapat terbang pada keesokan harinya dan mengikuti cara terbang walet dewasa

2) Sumber Pakan
Burung walet merupakan burung liar yang mencari makan sendiri. Makanannya adalah serangga-serangga kecil yang ada di daerah pesawahan, tanah terbuka, hutan dan pantai/perairan. Untuk mendapatkan sarang walet yang memuaskan, pengelola rumah walet harus menyediakan makanan tambahan terutama untuk musim kemarau.
Beberapa cara untuk mengasilkan serangga adalah:
a. menanam tanaman dengan tumpang sari.
b. budidaya serangga yaitu kutu gaplek dan nyamuk.
c. membuat kolam dipekarangan rumah walet.
d. menumpuk buah-buah busuk di pekarangan rumah.
3) Pemeliharaan Kandang
Apabila gedung sudah lama dihuni oleh walet, kotoran yang menumpuk dilantai harus dibersihkan. Kotoran ini tidak dibuang tetapi dimasukan dalam karung dan disimpan di gedung

HAMA DAN PENYAKIT
1) Tikus
Hama ini memakan telur, anak burung walet bahkan sarangnya. Tikus mendatangkan suara gaduh dan kotoran serta air kencingnya dapat menyebabkan suhu yang tidak nyaman. Cara pencegahan tikus dengan menutup semua lubang, tidak menimbun barang bekas dan kayu-kayu yang akan digunakan untuk sarang tikus.

2) Semut
Semut api dan semut gatal memakan anak walet dan mengganggu burung walet yang sedang bertelur. Cara pemberantasan dengan memberi umpan agar semut-semut yang ada di luar sarang mengerumuninya. Setelah itu semut disiram dengan air panas.

3) Kecoa
Binatang ini memakan sarang burung sehingga tubuhnya cacat, kecil dan tidak sempurna. Cara pemberantasan dengan menyemprot insektisida, menjaga kebersihan dan membuang barang yang tidak diperlukan dibuang agar tidak menjadi tempat persembunyian.

4) Cicak dan Tokek
Binatang ini memakan telur dan sarang walet. Tokek dapat memakan anak burung walet. Kotorannya dapat mencemari raungan dan suhu yang ditimbulkan mengganggu ketenangan burung walet. Cara pemberantasan dengan diusir, ditangkap sedangkan penanggulangan dengan membuat saluran air di sekitar pagar untuk penghalang, tembok bagian luar dibuat licin dan dicat dan lubang-lubang yang tidak digunakan ditutup.

PANEN
Sarang burung walet dapat diambil atau dipanen apabila keadaannya sudah memungkinkan untuk dipetik. Untuk melakukan pemetikan perlu cara dan ketentuan tertentu agar hasil yang diperoleh bisa memenuhi mutu sarang walet yang baik. Jika terjadi kesalahan dalam menanen akan berakibat fatal bagi gedung dan burung walet itu sendiri. Ada kemungkinan burung walet merasa tergangggu dan pindah tempat. Untuk mencegah kemungkinan tersebut, para pemilik gedung perlu mengetahui teknik atau pola dan waktu pemanenan.

Sukses Budidaya Sarang Burung Walet 2
Pola panen sarang burung dapat dilakukan oleh pengelola gedung walet
dengan beberapa cara, yaitu:
1) Panen rampasan
Cara ini dilaksanakan setelah sarang siap dipakai untuk bertelur, tetapi pasangan walet itu belum sempat bertelur. Cara ini mempunyai keuntungan yaitu jarak waktu panen cepat, kualitas sarang burung bagus dan total produksi sarang burung pertahun lebih banyak. Kelemahan cara ini tidak baik dalam pelestaraian burung walrt karena tidak ada peremajaan. Kondisinya lemah karena dipicu untuk terus menerus membuat sarang sehingga tidak ada waktu istirahat. Kualitas sarangnya pun merosot menjadi
kecil dan tipis karena produksi air liur tidak mampu mengimbangi pemacuan waktu untuk membuat sarang dan bertelur.
2) Panen Buang Telur
Cara ini dilaksanankan setelah burung membuat sarang dan bertelur dua butir. Telur diambil dan dibuang kemudian sarangnya diambil. Pola ini mempunyai keuntungan yaitu dalam setahun dapat dilakukan panen hingga 4 kali dan mutu sarang yang dihasilkan pun baik karena sempurna dan tebal. Adapun kelemahannya yakni, tidak ada kesempatan bagi walet untuk menetaskan telurnya.
3) Panen Penetasan
Pada pola ini sarang dapat dipanen ketika anak-anak walet menetas dan sudah bisa terbang. Kelemahan pola ini, mutu sarang rendah karena sudah mulai rusak dan dicemari oleh kotorannya. Sedangkan keuntungannya adalah burung walet dapat berkembang biak dengan tenang dan aman sehingga polulasi burung dapat meningkat.
Adapun waktu panen adalah:
1) Panen 4 kali setahun
Panen ini dilakukan apabila walet sudah kerasan dengan rumah yang dihunidan telah padat populasinya. Cara yang dipakai yaitu panen pertama dilakukan dengan pola panen rampasan. Sedangkan untuk panenselanjutnya dengan pola buang telur
2) Panen 3 kali setahun
Frekuensi panen ini sangat baik untuk gedung walet yang sudah berjalan dan masih memerlukan penambahan populasi. Cara yang dipakai yaitu, panen tetasan untuk panen pertama dan selanjutnya dengan pola rampasan dan buang telur.
3) Panen 2 kali setahun
Cara panen ini dilakukan pada awal pengelolaan, karena tujuannya untuk memperbanyak populasi burung walet.

PASCAPANEN
Setelah hasil panen walet dikumpulkan dalu dilakukan pembersihan dan penyortiran dari hasil yang didapat. Hasil panen dibersihkan dari kotoran-kotoran yang menempel yang kemudian dilakukan pemisahan antara sarangwalet yang bersih dengan yang kotor.

Demikianlah cara budidaya burung walet yang baik dan benar, semoga bermanfaat buat anda.

Di kalangan pedesaan pasti sering di jumpai hewan entok. Entok sering disebut juga entog merupakan salah satu jenis unggas yang masih dalam satu keluarga bebek. Entok memiliki ciri-ciri berbeda dibandingkan bebek. Entok mempunyai bentuk tubuh yang lebih besar dan leher yang lebih pendek dari bebek. Entok berjalan lambat dengan gaya lenggak lenggok.

Peluang Usaha Rumahan Ternak Budidaya Entok

Hewan unggas ini berasal dari Amerika Tengah dan Amerika Selatan tepatnya Negara Meksiko. Hewan ini pertama kali ditemukan di rawa. Sementara itu, untuk di Indonesia, hewan unggas ini dipelihara atau diternakkan untuk diambil dagingnya. Usaha budidaya entok di Indonesia masih bersifat usaha rumahan sampingan dalam skala kecil. Belum dibudidayakan secara intensif dan besar-besaran seperti halnya di Negara Taiwan. Nah, ini adalah salah satu peluang usaha yang menjanjikan.

Hewan Entok dimanfaatkan untuk diambil dagingnya. Selain itu, bulunya bisa digunakan untuk pembuatan kok badminton, springbed dan lain-lain. Adapun kemampuan hidup Entok sangat tinggi. Resiko kematian Entok berkisar di angka 10 %.

Kebanyakan bisnis rumahan budidaya entok dilakukan di pedesaan dalam skala kecil. Mereka menjadi entok sebagai tabungan. Jika saat membutuhkan uang, mereka bisa menjual entok tersebut. Biasanya para Bandar entok sudah menjemput bola bagi masyarakat yang akan menjual entok.

Untuk menjalankan usaha budidaya Entok diperlukan tata kelola yang baik agar usaha ini menguntungkan. Persaingan usaha budidaya Entok masih sangat minim. Hal ini menjadi peluang usaha yang cukup menjanjikan karena sedikitnya saingan bisnis. Adapun untuk masalah pemasaran, selain melalui Bandar Entok, anda pun bisa membangun jaringan usaha dengan mengenalkan diri pada para pedagang binatang unggas.

Disamping budidaya Entok, anda pun bisa membuka warung makan atau restoran yang menyediakan masakan daging Entok dan berbagai olahan lainnya dari hewan unggas ini. Rasa daging Entok termasuk lezat, nikmat dan lezat sehingga disukai banyak orang. Peluang usaha rumah makan khusus masakan dari Entok pun sangat menjanjikan untuk dijalankan pada saat sekarang ini.

Sementara itu, harga jual Entok berkisar Rp.25.000 per kg. Sedangkan pada hari raya Idul Fithri harga jual Entok bisa mencapai Rp.40.000 per kg. Jika menggunakan pakan alami yang lebih murah maka keuntungan yang didapat bisa sangat besar dari usaha budidaya Entok. Peluang usaha ternak atau budidaya Entok masih terbuka sangat lebar bagi siapapun. Permintaan bulu Entog masih sangat tinggi sehingga pasokan bulu Entok untuk pembuatan kok bulutangkis sangat kurang.

Menurut saya usaha budidaya entok ini mempunyai peluang yang sangat besar untuk mendapatkan pundi pundi uang. semoga artikel ini dapat anda jadikan panduan untuk memulai bisnis usaha ini.
Banyak orang yang menggemari burung terutama burung cucak rawa. Sebelum penangkaran Cucak Rawa dimulai, terlebih dahulu perlu dilakukan seleksi atau pemilihan terhadap burung-burung ini, terutama apabila jumlah yang dimiliki cukup banyak. Tetapi apabila burung yang ada jumlahnya terbatas, maka seleksi semacam tidak perlu dilakukan. Seleksi ini dimaksudkan agar memperoleh pasangan calon induk yang memenuhi syarat, yang diharapkan dapat menghasilkan keturunan yang bermutu dan memuaskan.


Calon untuk Induk Penangkaran

Burung yang disiapkan untuk keperluan penangkaran harus memiliki semua kriteria
sebagai calon induk. Kriteria tersebut antara lain:
1. Mutu dan kualitas burung harus baik; memiliki mental yang bagus; suara kicaunya bagus, nadanya bagus, volumenya bagus, iramanya bagus, jarak jangkaunya jauh, dan bersih atau kristal.
2. Fisik sempurna, dalam arti tidak cacat.
3. Sehat, dalam arti tidak sakit-sakitan.
4. Baik pejantan maupun betinanya sudah siap kawin.
5. Mau dan dapat ditangkarkan dalam arti mampu kawin secara normal
6. Dari keturunan yang baik dan mempunyai keturunan yang baik pula (tidak cacat, rajin, dan sayang mengasuh anaknya)

Kunci keberhasilan penangkaran

Keberhasilan penangkaran sangat ditentukan oleh sangkar atau kandang yang digunakan cocok atau tidak. Sangkar atau kandang penangkaran adalah sangkar atau kandang yang diperuntukkan sebagai tempat menangkarkan atau mengembangbiakkan pasangan burung Cucak Rawa yang telah siap dan memenuhi kriteria untuk dijodohkan. Oleh sebab itu, harus dibedakan antara sangkar untuk pemeliharaan atau kurungan dengan sangkar untuk penangkaran.sangkar untuk penangkaran lebih tepat disebut kandang. Selain ukuran yang jauh lebih luas, kandang juga memerlukan berbagai peralatan yang dapat mendukung serta membantu usaha penangkaran.
Agar sesuai dengan habitat dan kehidupan aslinya di alam bebas, atau setidak tidaknya mendekati, maka kandang penangkaran ini harus memenuhi beberapa persyaratan antara lain:

Lokasinya cocok dan strategis.

- Cocok: artinya banyak faktor pendukung yang memperlancar usaha penangkaran, antara lain cukup mudah mendapat air dan makanan; tersedia listrik sebagai pemanas dan penerangan, lingkungan tidak terlalu dekat dengan keramaian yang mengganggu, kecuali kicau burung. Selain itu, ada tempat untuk membuang sampah atau kotoran, serta jauh dari binatang yang dapat mengganggu suasana penangkaran.
– Strategis: lokasi penangkaran mudah dikenal dan dijangkau para penggemar, dekat dengan jalan serta transportasinya mudah. Kalau mungkin tidak berada dalam kota dan lebih baik lagi bila berlatar belakang pegunungan yang masih menyerupai hutan. Hal ini akan sangat mendukung keindahan suasana penangkaran. Karena, selain hasil yang akan diharapkan, kombinasi antara alam yang indah dan kicauan burung yang akan memberikan kenikmatan tersendiri. Tersedianya tenaga, bahan, dan sarana penunjang lainnya perlu pula dipertimbangkan, karena hal ini akan membawa kemudahan serta mendukung perkembangan penangkaran.

Konstruksi bangunan memenuhi syarat dan bentuk memadai.
Kandang penangkaran yang baik dan cocok adalah kandang yang memenuhi persyaratan sebagai berikut:

1. Bahan kerangka dari kayu yang kuat, tidak mudah lapuk, dan tahan lama .
2. Lantai dasar terbuat dari batu kali, batu apung, kerikil pasir dan tanah atau lumpur. Komposisi ini menyerupai kehidupan asli di hutan sehingga memenuhi kebutuhan dan sarana merawat diri bagi burung. Misalnya batu apung untuk mengasah paruh, pasir sebagai tempat mandi debu dan lain sebagainya.
3. Kolam atau rawa buatan dibuat dari semen dan batu alam yang dibentuk sealami mungkin agar tampak luas sehingga burung akan merasa senang, betah dan merasa gembira Dengan kandang yang ideal, yaitu panjang 3m, lebar 2m dan tinggi 3m yang umumnya dilengkapi dengan pohon perdu serta tempat mandi yang cukup membuat burung Cucak Rawa merasa nyaman.
Berikut ini saya sajikan gambaran kasar kandang penangkaran. Model kandang penangkaran ini bisa digunakan untuk kandang berbagai macam burung, tinggal disesuaikan ukurannya. Tetapi sesungguhnya kandang penangkaran tidak ada yang ideal sebab semuanya diawali dengan kondisi yang ada saja. Bisa jadi Andapunya bekas kamar mandi, kamar kost-kostan dsb yang bisa disulap jadi kandang penangkaran. Yang penting, sirkulasi udara cukup dan syukur-syukur bila mendapat sinar matahari pagi. Dengan logika pendekatan sifat alami sesuai kondisi keadaan yg pas diharapkan burung cucak rowo kita merasa enjoy dengan rasa yang nyaman sehingga kemungkinan menjadikan burung mau bertelur hingga menetas.

Panjang x lebar x tinggi: 90x90x180

Bahan

Batas samping kanan-kiri dan belakang = dinding/ tembok atau papan yang tahan lama dsb. Atas = bagian yang tertutup bisa langsung di atasnya adalah genting dengan semua bagian kandang sudah tertutup kawat strimin.Tangkringan = kayu asem, kayu jati serutan dll yang penting keras, dengan diameter sekitar 2 – 3 cm.
Papan tempat pakan (F) kayu yang kuat.
Rangka dari Kayu atau bahan yang tahan lama

wadah sarang alternatif yang juga disukai cucar rowo (CR) yang terbuat dari kelapa tua yang dibelah jadi dua dan diambil dagungnya dan tempurungnya, seperti di bawah ini:
Coba anda artikel tentang :

Pemilihan pasangan

Keberhasilan penangkaran burung Cucak Rawa sangat ditentukan oleh pasangan baru yang akan ditangkarkan sebagai calon induk. Untuk menentukan induk yang baik, faktor-faktor berikut ini harus diperhatikan, yakni:

Mutu atau Kualitas

Burung yang akan ditangkarkan sebaiknya telah benar-benar diseleksi kualitasnya, yang meliputi mutu suara atau kicau, mental dan jiwanya, keutuhan fisik serta daerah asal (peringkat teratas saat ini adalah Cucak Rawa yang berasal dari Sumatera).

Umur Burung

Umur burung yang akan ditangkarkan sangat menentukan kualitas piyik atau anakan yang dihasilkan. Anak atau piyik dari induk yang terlalu muda selain kondisi fisiknya lemah, juga kicau atau suaranya akan kurang keras atau bantas. Kemungkinan lain adalah induk muda ini kurang atau belum mampu merawat anaknya dengan baik, sehingga kemungkinan mati di saat kecil sangatlah besar. Sebaliknya, induk yang umurnya terlalu tua selain sudah kurang produktif, telur yang dierami kemungkinan tidak dapat menetas. Kalaupun dapat menetas anaknya kurang sehat atau bahkan mati,
Umur yang baik bagi penangkaran burung Cucak Rawa adalah 2 tahun bagi pejantan dan 1,5 tahun bagi betina, sebab pada umur tersebut Cucak Rawa telah mencapai dewasa kelamin. Apabila induk burung yang ditangkarkan berasal dari satu keturunan (dari induk yang sama), penangkaran dapat dimulai pada umur 1,5-2 tahun.

Asal-usul Pasangan

Satu induk yang sama, yakni dari satu tetasan yang pada umumnya terdiri atas jantan dan betina.Keuntungan pasangan dari induk yang sama ini adalah lebih mudah menjodohkannya
serta mudah pula menentukan jantan dan betinanya, karena mereka telah berpasangan sejak menetas. Kelemahannya adalah, keturunannya tidak mungkin menghasilkan kombinasi suara lain karena berasal dari satu darah atau satu garis keturunan.

Jenis Kelamin

Sering terjadi, karena ketidaktahuan penangkar, burung yang dijodohkan adalah pasangan yang terdiri atas jantan semua atau betina semua. Hal ini sering dialami oleh penangkar pemula. Walaupun burung yang dijodohkan adalah betina semua, dapat bertelur. Hal ini mungkin terjadi bila gizi yang diperlukan oleh burung tercukupi. Penentuan jenis kelamin sangat menentukan keberhasilan penangkaran, sebab bila sampai salah, penangkaran akan mengalami kegagalan. Untuk menentukan jenis kelamin ini telah duraikan di atas secara rinci.

Kecocokan Pasangan

Burung yang telah ditentukan jenis kelaminnya belum menjamin pasangan ini dapat akur atau jodoh dan dapat menghasilkan telur atau keturunan. Burung jantan dan betina yang disatukan dalam sangkar belum pasti cocok, mereka dapat saling menyerang, dan mungkin pula si jantan kalah oleh betinanya. Dalam hal semacam ini, pasangan burung ini harus segera dipisahkan agar tidak mengalami kerusakan bahkan dapat mengakibatkan matinya salah satu burung.

Kesehatan

Burung yang disiapkan untuk induk, hendaknya betul-betul telah diseleksi kesehatannya, baik kesehatan fisik maupun mentalnya lebih-lebih pada burung yang cacat. Burung yang kurang sehat atau tidak fit tidak mungkin menghasilkan anakan yang yang baik seperti yang diharapkan.bila burung yang dijodohkan ini sakit, akibatnya akan lebih fatal. Oleh karena itu, burung yang dijodohkan harus selalu dijaga kesehatannya melalui perawatan, pemberian makan yang baik serta kebersihan kandangnya. Selain umur prodiktifnya panjang, kesehatan burung juga akan menghasilkan keturunan yang baik dan memuaskan. 

Begitulah cara budidaya burung cucak rawa yang baik dan benar supaya dapat menghasilkan anakan burung yang maksimal.

Tuesday, 9 June 2015

 Pitbull adalah jenis anjing petarung, yang popular di akhir abad ke-19. Anjing ini memang sengaja dibiakkan sebagai anjing petarung. Adu anjing memang merupakan tontonan yang sangat popular pada masa pemerintahan Ratu Victoria dari Inggris. Di Indonesia sendiri, Anjing American Pitbull Terrier juga populer sebagai anjing aduan, hanya saja disini diadu melawan babi hutan, atau yang juga disebut olah raga adu bagong.

Anjing American Pitbull Terrier
Sebenarnya, Anjing American Pitbull Terrier adalah jenis anjing purebred, tanpa ada silangan dengan jenis anjing lain, karena Anjing American Pitbull Terrier adalah “the Original Bulldog” yang sudah ada sejak abad ke 15-16, dan merupakan generasi penerus dari Molossus, anjing yang populer di zaman Romawi. Banyak yang berpendapat bahwa Anjing American Pitbull Terrier adalah trah anjing hasil silangan dengan beberapa jenis anjing. Hal ini mungkin disebabkan banyaknya variasi warna dan anatomi yang kurang spesifik jika dibandingkan dengan trah anjing lainnya. Anjing American Pitbull Terrier memiliki tubuh kekar dan berotot, tulang yang kuat, bentuk tengkorak kepala menyerupai irisan telur, telinga berdiri, mata kecil dan berdekatan, berbulu pendek dan halus. Warna bulu biasanya putih polos atau putih dengan marking coklat atau hitam dikepala, atau loreng, atau coklat, dengan warna coklat atau putih didadanya (blaze), kaki dan ujung ekor.

anjing pitbull yang sangar ini dahulu  digunakan untuk mengusir  banteng dan beruang. Namun ketika kegiatan ini dianggap tidak manusiawi, permainan ratting dan dog fighting menjadi lebih populer. Seiring waktu, saat ini anjing pitbull umumnya dipelihara karena loyalitas mereka, kasih sayang dan sikap lembut terhadap tuannya. Di Amerika, petani dan peternaknya menggunakan Pitbull untuk melindungi lahan/ternak mereka, untuk berburu dan untuk mengembalakan ternak. Anjing Pitbull juga digunakan selama perang dunia 1 dan perang dunia 2 sebagai pengirim pesan di medan perang. Harga untuk satu ekor anjing pitbull itu sendiri dapat mencapai 20 juta, tetapi harga standart untuk anjing pitbull umur 1 tahun sekitar 3 juta. Harga yang cukup fantastik bukan? Hal inilah yang menjadikan peluang usaha ternak anjing pitbull sangat menjanjikan.

Di indonesia untuk peternakan anjing pitbull belum banyak dijumpai, hal ini yang harus anda manfaatkan sebagai peluang usaha. Bermodalkan 2pasang anjing pitbull anda dapat menghasilkan anakan 4 s/d 8 ekor per tahun. Bayangkan jika anda punya 10 pasang anjing pitbull berapa ekor jumlah anak yang dihasilkan dalam 1 tahun.


Hal yang paling penting sebelum anda mulai untuk beternak anjing pitbull adalah :
1. Â  Â  Â Dalam beternak anjing, saya mebagi 2 kriteria peternak anjing yakni, tipe peternak yang memang hobi/sayang memelihara anjing atau tipe peternak yang memang mencari uang untuk kehidupan dengan beternak anjing (jual beli). Dari 2 kriteria ini anda harus dapat menempatkan diri anda dalam kriteria peternak yang seperti apa?
2. Â  Â  Â Kesiapan diri anda untuk memberikan banyak waktu, perhatian, kesabaran, ketekunan, ketelatenan untuk mengurus anjing-anjing anda. ini hal penting sebelum anda memutuskan untuk beternak anjing.
3. Â  Â  Â Banyak belajar, bertanya, dengan peternak senior/dokter hewan/buku anjing untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan satu trah anjing tertentu sebelum memutuskan anjing apa yang akan anda ternakan. Ingat dalam memutuskan memilih trah anjing apa yang akan anda ternakan, jangan mengedapankan emosi dan ambisi, berpikir lah matang2 setelah menerima banyak masukan dari para ahli di bidang anjing ras.

Saya rasa untuk bisnis yang satu ini sangat menguntungkan apabila kita rajin dan ulet.

Monday, 8 June 2015


Dikalangan penggemar/penghoby ayam bangkok bentuk dan ciri fisiknya memang dipercaya menggambarkan Kualitas ayam tersebut. Memang hal itu tidak menjamin 100% benar, Tetapi hal itu selalu menjadi sebuah acuan untuk memilih ayam adu yang bagus. Maka dari itu orang – orang sebelum membeli ayam aduan tersebut selalu melihat dari ciri fisiknya.

Seperti Apa Ciri Ciri Ayam Bangkok Tipe Juara?


Berikut ini kami akan memberikan Ciri Ciri Ayam Bangkok tipe juara sebagai acuan anda :
  1. Kepala, Pilihlah ayam dengan bentuk kepala yang lebih kecil seperti buah pinang. Ini karena ayam dengan bentuk kepala lebih besar menandakan "kebodohannya". Sedangkan, ayang berkepala buah pinang lebih cerdik.
  2. Kulit Muka, Dipercaya, ayam dengan kulit muka tebal dan berkerut-kerut memiliki perbawa yang kalem. Selain itu, ayam seperti ini lebih tahan menerima pukulan lawan. Maksudnya tidak mudah ambruk. Berbeda dengan ayam dengan kulit muka tipis. Memang, ayam dengan bentuk muka seperti ini lebih gesit. Namun, ayam jenis ini juga lebih rentan ketika terkena pukulan.
  3. Leher, Yang menjadi sorotan lain adalah bagian leher. Perhatikan tulang leher pada ayam. Jika besar, ayam tersebut bukan tipe peluk, yang memiliki gaya bertarung monoton itu-itu saja. Berbanding terbalik dengan ayam dengan tulang leher lebih kecil. Ayam dengan bentuk seperti itu memiliki kuncian yang baik. Karena, pergerakan leher serta kepalanya lebih luwes.
  4. Jengger, Jengger besar menandakan ayam memiliki gaya bertarung yang kalem. Sebaliknya, jengger kecil menandakan ayam memiliki gaya bertarung yang gesit.
  5. 5. Badan, Dari bentuk badan bisa dilihat gaya bertarungnya. Perhatikan, jika ayam berbentuk tegap lebih dari 45 derajat menandakan ayam suka "main atas". Sedangkan, ayam dengan bentuk kurang dari 45 derajat menandakan ayam suka "main bawah".
  6. Tulang Dada, Perhatikan tulang dada ayam yang sedang diincar. Ada dua tipe ayam dengan tulang dada yang ada, yaitu: tulang dada panjang dan tulang pendek. Pada ayam dengan tulang dada panjang mencirikan jika ayam punya daya tahan terhadap pukulan lawan, pukulannya pun keras. Namun, kurang lihai memukul lawan. Sebaliknya, ayam bertulang dada pendek mencirikan jika ayam punya pukulan yang baik, akurat dan kuat. Namun, kurang kuat menerima pukulan dari lawan.
  7. Paha, Ada dua hal yang harus diingat ketika memperhatikan bentuk paha ayam, yaitu: jarak antara kedua paha dan bentuknya. Penjelasannya: ayam yang jarak antara kedua paha sama atau lebarnya sama dari telapak tangan menandakan pukulan yang keras. Namun, jika terlalu lebar, ayam dengan bentuk paha seperti ini tidak "memainkan" jalu ketika menyerang. Jika sebaliknya, pukulan yang dimiliki ayam cepat. Namun, jika terlalu sempit, pukulannya tidak ampuh menyakiti lawan. Bentuk paha seperti belalang menandakan ayam punya kekuatan serta konsistensi pukulan yang baik. Sedangkan, paha seperti ayam goreng menandakan ayam punya pukulan yang tirus (semakin lama semakin berkurang kekuatannya).
  8. Ekor, Ekor juga tak luput dari perhatian. Ayam berekor panjang menandakan gaya bertarung ayam kalem. Sementara, ayam berekor pendek menandakan ayam Bangkok memiliki pukulan yang gesit dan cepat.
Anda juga dapat menyimak Cara Melatih Ayam Aduan Menjadi Juara dibawah ini :
  1. untuk menguatkan leher ayam, berikan latihan "puter" bila dirasa leher calon jawara kurang kuat, caranya dengan mengalungkan pergelangan tangan anda ke leher ayam lalu kemudian ayam diputer-puter kiri kanan hingga beberapa kali (lakukan latihan secara rutin dimulai dari 10 putaran besok 15 putaran besoknya lagi 20 putaran dan sesuaikan dengan kondisi ayam). Jika ada waktu lakukanlah setiap hari diantara jam 07.00 sampai 09:00 pagi.
  2. Menguatkan sayap, berikan latihan dengan cara memasukkan tangan anda kesalah satu celah sayap ayam. kemudian ayam didorong berputar bergantian kiri dan kanan masing-masing 20 hingga 30 putaran setiap pagi hari diantara jam 07.00-09.00 pagi.
  3. Untuk menguatkan kaki ayam, berikan latihan jongkok dikandang yang pendek, kemudian lanjutkan dengan mengumbar ayam dipasir untuk merilexkan kembali otot-otot kakinya, lalu pijat tubuh ayam tersebut terutama pada bagian leher, punggung, dan paha kakinya.
untuk menguatkan pukulan ayam dan melatih teknik tarung ayam, berikan latihan abar dengan paruh diselotip dengan demikian ayam dipaksa untuk bertarung menggunakan pukulan-pukulan kaki.


Begitulah agar ayam bangkok anda menjandi juara dalam aduan.

Burung kacer merupakan sang juara didalam setiap perlombaan. karena kicauan burung ini sungguh banyak di minati, bukan hanya seekor burung petarung akan tetapi burung ini memiliki postur  yang bagus dan gagah salah satunya burung kacer jawa type dari jenis ini. gaya burung ini sayang memukau, cara perawatanya pun terbilang mudah disamping itu harga burung kacer relatif mahal bahkan mulai dari jutaan rupiah sampai puluhan.


Mengenal Karakter Burung Kacer

Cara dia beradaptasi terbilang enteng sangat mudah baginya ketika berganti lingkungan.
Burung kacer mempunyai jiwa petarung yang sangat bagus, terutama ketika dia mendengar suara burung lain atau sejenisnya saat ini jiwa petarungnya bangkit. hebat kan
Kacer adalah salah satu burung yang mudah sekali jinak di dalam lingkungan manusia.
Mbangong merupakan salah satu sifat bawaan dari burung kacer akan tetapi sifat itu dipengaruhi oleh kondisi fisik atau mental burung pada saat itu .
Cara Membedakan Kacer Jantan Dan Betina
Mempunyai fostur badan yang biasanya lebih besar dan terlihat sangat gagah dan lebih panjang dari tubuh betina
Warna yang dimilki Kacer jantan dewasa lebih ke warna hitam dan mengkilap
Mempunyai suara yang lebih variatif apalagi jika dalam perawatannya tepat burung ini akan semakin "Cepat Gacor".
Kacer jantan lebih gesit dan agresif apalagi terhadap sanga betina.

Ciri-ciri Burung Kacer Betina :
Fostur tubuh  kacer betina kabalikan dari kacer jantan kebanyakan lebih kecil.
Kacer betina memiliki warna agak ke abu-abuan dan memiliki warna hitam yang sedikit di banding jantan.
Mempunyai suara yang biasanya monoton sekalipun pada waktu perawatan dengan EF.
Kacer betina memiliki sifat pasif jelas beda dengan kacer jantan .

Untuk perawatan burung kacer yang terpenting adalah kedisiplinan kita dalam perawatannya, salah satu dengan teratur, yang nantinya akan ber effect pada mental atau fisik burung kacer yang kita pelihara. dibawah ini perawatan kacer yang sudah terjadwal dengan baik. dan terbukti ke akuratannya.
pada Jam 07.00 buka krondong sangakar burung biarkan kelauarkan burung / gantung burung di depan rumah biarkan burung menghirup udara pagi. sekitar Jam 07.30 harus kacer dimandikan bisa dengan cara di semprot, atau di biarkan mandi sendiri di dalam kramba.
jangan lupa bersihkan kandang setiap hari. agar kesehatan burung terjaga, ganti air minum dan tambahkan Voer.
Berikan Jangkrik ± 3 ekor pada cepuk EF, alangkah baiknya bila jangkring yang di berikan sudah tidak mempunyai kaki dan kepala. jangan berikan langsung pada burung.
Penjemuran dapat dilakukan selama 1-2 jam/hari mulai pukul 08.00-11.00. Selama penjemuran, sebaiknya burung tidak melihat burung sejenis.
Setelah dijemur, angin-anginkan kembali burung tersebut diteras selama 10 menit, lalu sangkar dikerodong.
Siang hari sampai sore (jam 10.00-15.00) burung dapat di Master dengan suara Master atau burung-burung Master.
Jam 15.30 burung diangin-anginkan kembali diteras, boleh dimandikan bila perlu.
Berikan Jangkrik 2 ekor pada cepuk EF.
Jam 18.00 burung kembali dikerodong dan di perdengarkan suara Master selama masa istirahat sampai pagi harinya.

Makanan Yang Bagus Untuk Burung Kacer, Jangan sekali-kali memberikan sembarang makanan yang tidak sesuai.
Berikut makanan yang cocok untuk burung kacer:

Cacing                                
Ulat hongkong
Ulat bambu
Belalang
Jangkrik

Keterangan:
Pemberian Kroto sebaiknya yang berkadar protein sekitar : 12%-18%, Karena vitamin yang alami membuat effec yang sangat bagus terhadap burung itu sendiri akan tetapi di bandingkan dengan voer belum tentu, meskipun voer yang harganya mahal sekalipun . karena kita tidak tau proses pembuatanya. akan tetapi tidak ada salahnya mencoba barangkali cocok dengan sistem metabolisme burung milik anda. alangkah baiknya waktu memberikan  voer 1 hari ganti yang baru paling lama sekitar 2 hari..

PENANGANAN APABILA BURUNG KACER BIRAHI MELONJAK
Berikan porsi jangkrik menjadi duaekor pada saat pagi hari  pagi dan pada sore harinya
Embunkan di pagi hari sekitar  jam 05.30-06.00
jangan lupa berikanlah dua ekor cacing dalam 1 minggu  dua kali
frekuensi mandi dibikin seringkali, contohnya pagi-siang serta sore.
lamanya penjemuran dikurangi jadi 30 menit/hari saja.
waktu pengumbaran dibikin seringkali serta lebih lama.

PENANGANAN APABILA BURUNG KACER KONDISINYA DROP
Berikan Jangkrik pada pagi hari sebanyak lima ekor dan sore lima ekor.
Pemberian Kroto diharuskan setiap hari.
Alengkah baiknya Berikan dua ekor kelang setiap satu seminggu sekali.
Mandikan burung dalam dua hari sekali
Jauhkan burung dengan dengan burung lainnya apalagi sejenisnya.
Tambah waktu penjemuran sekitar dua jam sampai tiga jam.
Jangan lupa berikan Vitamin dan mineral secukupnya agar burung cepat kembali ke kondisi yang sehat

HAL YANG HARUS DI PERHATIKAN
Berikan kroto yang Benar-benar segar sebanyak satu sendok makan maksimal empat kali dalam seminggu.
Berikan satu ekor cacing  duakali dalam seminggu .
Pengumbaran di kandang umbaran dapat dilakukan 4 jam perhari selama 4 hari dalam seminggu.
Berikan Vitamin dan Mineral yang dicampur pada air minum seminggu sekali saja.

Demikianlah cara budidaya burung kacer agar dapat menjadi juara di dalam setiap perlombaan dan juga mungkin anda dapat jadikan pedoman untuk menjadi seorang pengusaha budidaya burung kacer.



Bagi Para Penggila Burung mungkin Ini menjdi Peluang Untuk Menjadi Pengusaha.
selain dapat menyalurkan hobi, beternak burung jalak juga dapat mendatangkan keuntungan tersendiri. burung jalak adalah burung yang suka mengeluarkan suara kicauan keras ini mudah dalam urusan pakan dan perawatannya. burung jalak merupakan burung tipe pemakan segala serangga dan makanan burung lain sehingga tidak ada kesulitan untuk memelihara burung jalak ini. burung yang sangat aktif bergerak kesana kemari ini memiliki tubuh yang panjangnya 19-25 cm. sulit sekali membedakan betina dan jantan secara fisik, namun burung jalak ini biasannya ukuran betina lebih besar daripada sang pejantan.


 Cara Ternak Burung Jalak
Berikut ini merupakan alur dalam ternak burung jalan yang mudah mudahan bisa membantu anda dalam beternak. berikut ini adalah langkah-langkahnya :

 Memilih indukan jalak suren

 Untuk memilih calon indukan jalak suren jantan dan betina, usia yang paling ideal adalah berusia 1-2 tahun. Karena pada usia tersebut, jalak suren biasanya sudah siap kawin. Pastikan anda memilih indukan jalak suren jantan dan betina dengan benar. Dan jangan lupa untuk memilih calon indukan jalak suren yang sudah jinak dan tidak giras/liar agar proses reproduksinya lancar.

Pembuatan  kandang penangkaran
     untuk kandang penangkaran jalak suren sebenarnya tidak ada ukuran baku. Tetapi menurut master jalak suren yang sukses beternak, ukuran kandang penangkaran yang ideal adalah berukuran panjang 2 meter, lebar, 1 meter, dan tinggi kandang 2,25 meter. Atau jika lokasi dan lahan tidak memungkinkan, anda bisa membuat kandang dengan ukuran 1x1 meter2 dengan tinggi kandang 1 meter pula.Untuk konstruksi kandangnya sebagai berikut :

    Dinding kanan dan kiri dan bagian belakang bisa dari batako atau batu bata. Yang penting jangan diplester dengan semen agar kelembabannya tetap terjaga. Untuk dinding depan (pintunya) harus terbuka. Bisa ditutup dengan kawat ram.Untuk atapnya, separuh tertutup dan separuhnya terbuka. Separuh ditutup dengan asbes, sedangkan yang separuhnya lagi dengan kawat ram. Lantai kandang lebih baik tanah liat/tanah saja, tidak usah diplester. Tujuannya agar tetap lembab dan lebih cepat menyerap kotoran jalak suren. Tangkringan atau tenggeran menggunakan balok kayu persegi (bukan yang bulat) agar lebih mudah dicengkeram. Sarang bisa dibuat dari kayu atau triplek berbentuk persegi (kotak) dengan ukuran 25 x 25 x 35 cm2. Letakkan di kandang bagian atas karena sifat burung lebih senang bertelur di atas.Sediakan tempat mandi atau karamba sebagai media untuk mandi. Menjodohkan calon indukan jalak suren jantan dan betina

    Untuk penjodohan calon indukan jalak suren sebenarnya tidak berbeda jauh dengan proses menjodohkan burung kicau lainnya. Misalnya seperti burung kenari. Nah, untuk mengetahui bagaimana proses agar jalak suren jantan dan betina cepat berjodoh dan lekas kawin, anda bisa membacanya di sini.

    Mencukupikebutuhan pakan indukan jalak suren, Kebutuhan pakan utama dan pakan ekstra (EF) harus anda cukupi karena dengan asupan pakan yang cukup dan berkualitas maka akan mempercepat proses reproduksi. Sebagai pakan utamanya anda bisa memberikan voer. Sedangkan pakan ekstranya anda bisa memberi jangkrik, ulat hongkong, dan pisang kepok. Induk jalak suren betina akan bertelur 1 minggu setelah proses kawin berhasil. Selanjutnya betina akan mengerami telur sampai menetas.
Cara Merawat anakan jalak suren Setelah telur menetas, biasanya anakan jalak suren akan dibiarkan bersama induknya sampai umur 1 minggu atau 1 bulan. Tetapi menurut pengalaman, anakan jalak suren yang berusia 1 minggu sudah diambil dan dirawat sendiri dengan cara diloloh. Masukkan anakan jalak suren ke dalam inkubator dan pisahkan sendiri-sendiri di dadlam besek/sarang buatan. Pada bagian atas besek, ditutup dengan rotan agar anakan bisa istirahat. Untuk pelolohannya, menggunakan voer yang telah dihaluskan dan diberi sedikit air hangat agar mudah dicerna. Untuk meloloh anakan JS anda bisa menggunakan spet. Waktu meloloh adalah setiap 1 jam sekali, dan jika sudah agak besar 2 jam sekali, semakin besar 3 jam sekali, dan seterusnya sampai anakan bisa makan sendiri. Dan jika anakan JS sudah bisa makan sendiri, anda bisa memberikan jangkrik kecil 3 kali sehari masing-masing 5 ekor. Tetapi pastikan jangkrik sudah dibersihkan dari kaki-kakinya.


 Jenis Jenis Burung Jalak

Burung Jalak Bali
Burung jalak yang satu ini tergolong hewan yang langka, penyebarannya mulai bubuhan hingga gilimanuk dengan luas penyebaran 320 kilometer persegi. bila bisa memelihara burung ini dan membudidayakannya, berarti anda telah membantu dalam pelestarian burung jalak bali yang hampir punah.

Burung Jalak Suren .Burung jalak ini bisa ditemukan di seluruh pelosok di indonesia, burung yang cocok dipelihara di dalam rumah karena memang jinak dan memiliki suara yang keras dan bervariasi ketika bertemu dengan siapapun. untuk memeliharannya juga sangat mudah, kandang burung jalak ini harus terkena sinar matahari yang cukup agar memberikan kenyamanan sehingga produktivitasnya akan terus terjaga.

Burung Jalak Putih
Burung jalak yang bentuknya mirip dengan jalak bali dengan bulu yang berwarna putih, namun di sekitar matannya berwarna kuning tanpa bulu. harga burung jalak putih ini di pasar burung sangat mahal, berkisar 800 ribu sampai dengan 2 juta rupiah. seperti jalak suren, jalak putih sebenarnya mudah dibudidayakan asalakan syarat syaratnnya minimal terpenuhi.

Burung Jalak Kerbau
Jalak ini banyak terdapat di jawa, bali, sulawesi dan beberapa kawasan asia timur. ukuran tubuhnya sedang, kurang lebih 25 cm dengan bulu abu abu tua yang hampir hitam, tunggir da ujung ekornya putih. jambulnya pendek, paruh dan kakinya berwarna kuning, sementara burung remaja berwarna agak kecoklatan.

Begitulah Cara Budidaya Burung Jalak , Mungkin Bisa Jadi Panduan Anda Untuk Menekuni Usaha Budidaya Burung Jalak